Lpm Amulet UNISI – Untuk menumbuhkan semangat demokrasi dan mengembangkan jiwa kepemimpinan di kalangan mahasiswa Universitas Islam Indragiri (Unisi), Pemilihan Raya Presiden Mahasiswa menjadi agenda penting bagi untuk dilakukan setiap tahunnya.
Kampus Unisi kembali tampak ramai dipenuhi oleh mahasiswa. Pasalnya, terdapat kegiatan debat calon Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2018/2019, Sabtu (22/12/18).
Bertempat di Ruang Peradilan Semu, Fakultas Hukum, debat kali ini bertemakan “Dari Idealisme dan Daya Kritis Mahasiswa Melahirkan Gagasan Pembangunan”.
Kegiatan ini dihelat oleh Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM) dengan tujuan menjadikannya sarana kampanye sekaligus mengedukasi mahasiswa tentang isu nasional yang sedang terjadi saat ini.
Dimulai pukul 15.00 WIB, debat ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari M. Nurdin selaku ketua KPRM dan dibuka resmi oleh Rektor Unisi yang di wakili Wakil Rektor I Gunawan Syahrantau, SP., MA.
“Tema yang sangat baik. Debat kali ini kita akan sama-sama mendengar apa yang akan dibuat oleh para calon. Kami sebagai pimpinan berharap para calon akan menjalani debat yang sifatnya konstruktif artinya menyampaikan visi dan misinya dengan baik sesuai dengan tema”, terangnya WR 1.
Lanjutnya, dari visi dan misi calon presiden mahasiswa akan terlihat kualitas calon pemimpin. Ia berharap calon terpilih nantinya bisa berkonrtibusi baik dalam kegiatan-kegiatan di Unisi.
“Para presiden mahasiswa nantinya bisa memberikan teladan bagi mahasiswa yang lain, membangun atmosfer akademir yang baik, bisa membawa kegiatan-kegiatan kemahasiswaan ke arah yang lebih, meningkatkan kegiatan-kegiatan akedemik dan non akademik dan tentunya membawa nama Unisi yang lebih baik serta bisa bersinergi dengan unik kegiatan mahsiswa (UKM) untu memajukan aktivitas kegitan mahasiswa secara nasional dan internasional”, lanjutnya.
Baginya, pada debat kali ini akan terlihat calon-calon presiden yang berkualitas dan mempunyai leader yang baik untuk menggerakkan mahasiswa Unisi yang berjumlah 1000.
“Leader dan manajemen yang baik akan bisa menggerak mahasiswa ke arah yang lebih baik. Saya harap presiden mahasiswa nantinya benar-benar mahasiswa di dalam kepemimpinannya belajar bagaimana seorang leader”, tutupnya jelas.
Sementara itu, M. Nurdin selaku ketua KPRM menyampaikan memohon maaf atas kendala yang terjadi dan meminta untuk mensukseskan kegiatan debat ini.
“Pilihlah yang mempinyai nilai kualitas yang paling baik. Semoga debat kali ini berjalan dengan baik, jangan saling serang, jangan menegatifkan, saling mengisi dan bisa berdebat secara konstruktif,” tuturnya.
Dalam kegiatan debat ini, masing-masing calon memaparkan visi dan misi dengan durasi selama sepuluh menit. Kegiatan yang juga ditayangkan secara live di media sosial Instagram ini selain sebagai sarana kampanye bagi ketiga calon, kegiatan debat ini juga menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa Unisi.
Pemilihan Raya Calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa Unisi yang masih berlangsung hingga kini mendapatkan tiga pasangan calon. Pada debat kali ini, tim KPRM mengundang Ahmad Rifai, SE., M. Si sebagai panelis dari Mantan Presma pertama Unisi.

Leave a Reply