
TEMBILAHAN – Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri (UNISI) bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (Himagrotek) sukses menyelenggarakan seminar tahunan bertajuk "Pemberdayaan Lingkungan Kreatif dengan Pembuatan Sumur Resapan dan Biopori". Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 23 Desember 2025, bertempat di Kampus 1 UNISI, Jl. Provinsi, Tembilahan.
Seminar ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Fakultas Pertanian dalam mengedukasi mahasiswa dan masyarakat mengenai pentingnya konservasi air dan manajemen lingkungan berbasis kreatifitas.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi (Kaprodi) Agroteknologi UNISI, Ibu Nursida, S.P., M.P., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif kolaboratif ini. Beliau menekankan bahwa penguasaan teknologi sederhana seperti sumur resapan dan biopori sangat krusial bagi mahasiswa pertanian untuk menjawab tantangan drainase dan ketersediaan air tanah di wilayah Tembilahan.
"Kegiatan ini bukan sekadar teori, tapi upaya nyata kita untuk memberikan dampak positif bagi ekosistem kampus dan lingkungan sekitar," ujar Ibu Nursida.
Paparan Narasumber Ahli
Dua narasumber ahli dihadirkan untuk mengupas tuntas teknik pemberdayaan lingkungan ini:
Bapak Riza Fahlefi, S.Pi, M.Si dan Bapak Arief Rachman B, S.Pi, M.Si

Peserta yang terdiri dari mahasiswa yang tampak antusias mengikuti diskusi, terutama saat membahas implementasi praktis alat biopori yang mudah diterapkan di lahan sempit maupun area perkampungan.
Melalui seminar tahunan ini, Fakultas Pertanian UNISI berharap mahasiswa Agroteknologi dapat menjadi pelopor dalam gerakan Green Campus. Selain memberikan pemahaman akademis, kegiatan ini juga mendorong aksi nyata mahasiswa dalam menciptakan solusi kreatif atas permasalahan lingkungan di Kabupaten Indragiri Hilir.
