Universitas Islam IndragiriUNIVERSITASISLAM INDRAGIRI
Kembali ke Berita
Sinergi UNISI dan LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepri dalam Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi melalui Wasdalbin
28 October 2026

Sinergi UNISI dan LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepri dalam Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi melalui Wasdalbin

Tembilahan, 28 Oktober 2026 – Universitas Islam Indragiri (UNISI) menerima kunjungan kerja Tim Monitoring dan Evaluasi Pengawasan, Pengendalian, dan Pembinaan (Wasdalbin) dari LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepri. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 28 Oktober 2026 di Aula UNISI ini menjadi momentum penting bagi kampus dalam mengevaluasi dan meningkatkan tata kelola mutu pendidikan tinggi.

Acara diawali dengan sambutan dari Rektor UNISI, Assoc. Prof. Dr. H. Najamuddin, Lc., M.A., yang menyambut baik kedatangan tim. Hal senada disampaikan oleh Ketua Yayasan Indra Education College, Assoc. Prof. Muannif Ridwan, S.Pd.I., M.H., yang berterima kasih atas kehadiran tim LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepri dan berharap kunjungan ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu universitas. Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh jajaran Wakil Rektor, Dekan, Ketua Lembaga, Kepala UPT, serta Ketua Program Studi di lingkungan UNISI.

Dalam paparannya, Ketua Tim Wasdalbin LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepri, Reni Febrianti, menegaskan bahwa esensi dari pengawasan adalah pembinaan. "Pengawasan tidak untuk ditakuti, namun harus dilaksanakan dengan baik demi peningkatan mutu perguruan tinggi," ujarnya. Tim yang hadir terdiri dari Reni Febrianti (Ketua Tim Wasdalbin, Tim Kerja Bidang Hukum dan Organisasi), Dadang Mansyur (Perencanaan), dan Sasongko (Bagian Kelembagaan).

Dalam sesi diskusi, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) UNISI, Dr. Ahmad, M.M., memaparkan bahwa implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di UNISI telah berjalan sesuai siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Hal ini dibuktikan dengan ketersediaan dokumen mutu yang lengkap, serta pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI), Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

Meskipun demikian, Dr. Ahmad menyampaikan bahwa UNISI masih membutuhkan dukungan dan pendampingan dari LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepri untuk lebih mengoptimalkan kapasitas SPMI ke depannya. Beberapa kebutuhan mendesak yang diusulkan antara lain: pelatihan desiminasi SPMI, pelatihan penyusunan dokumen SPMI, pelatihan AMI, pendampingan penyusunan instrumen akreditasi, serta kegiatan benchmarking. Selain itu, UNISI juga berharap adanya pelatihan-pelatihan lain yang berkaitan langsung dengan peningkatan mutu agar tata kelola penjaminan mutu di kampus semakin optimal.

Melalui kegiatan Wasdalbin ini, UNISI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan mutu akademiknya, sejalan dengan standar yang ditetapkan oleh LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepri, serta memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan akreditasi dan peningkatan mutu di masa depan. (LPMI UNISI)