Tembilahan (we.riau) – Universitas Islam Indragiri (Unisi) melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pembinaan pengelolaan Koperasi Syariah Unisi tahun 2018 di Ruang Peradilan Semu Fakultas Hukum, Kamis (06/8/18).
Saat itu hadir Rektor Unisi Dr. H. Najamuddin, Lc, MA, Wakil Rektor I Gunawan Syahrantau, SP, MP, Wakil Rektor II Yusriwarti, SE, M.Si dan dekan fakultas, ketua lembaga & UPT, kaprodi, dosen serta civitas akademika Unisi.
Pemateri pada pagi itu dari Dinas koperasi dan UMKM Kab. Inhil, Drs. Syamsir, M.Si yang memberikan penyuluhan tentang pendirian Koperasi Syariah.
Beberapa penyuluhan yang diberikan di antaranya penyuluhan pendirian koperasi syariah, manajemen keuangan maupun unit-unit usaha yang diberlakukan sesuai dengan prosedur pemerintah.
Rektor Unisi yang juga termasuk nominator rektor termuda di Indonesia ini memberikan pengarahan terkait kegiatan penyuluhan dan pembinaan koperasi syariah Unisi 2018.
“Ini salah satu program Unisi, yaitu BMT. Alhamdulillah, dari Yayasan sangat mensuport sekali program ini. Saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya, juga saya minta dosen dan karyawan dukungan nya dalam program BMT (Koperasi Syariah) ini. Kita sama-sama kompakkan, berpegangan tangan dalam menjalankan koperasi syariah ini. Semoga dengan niat yang baik ini, ada lembaga yg menaungi, kebutuhan dosen, dekan dan karyawan-karyawan terbantu dengan adanya program ini”, ucapnya.
Sementara itu, Pemateri Drs. Syamsir, M.Si menjelaskan teknik dalam pendirian koperasi syariah dan pengelolaannya.
“Pendirian proses koperasi itu sama, konvensional maupun syariah (BMT). Aturan pemerintahnya sudah ada di awal reformasi tahun 1998. Koperasi Syariah itu harus masuk semua line, semua sektor dan unit-unit usaha yang sesuai dg aturan pmerintah dan norma-norma”, ringkasnya.
Ia pun menjelaskan akan dengan senang hati memberikan penyuluhan dan membina dalam pendirian dan proses pengembangan koperasi syariah Unisi ini.
“Pembinaan terhadap UMKM itu adalah tugas kita dan akan terus ditingkatkan. Dengannya, diharapkan nantinya mereka benar-benar mampu bertahan dan terus mengembangkan usahanya. Pelatihan maupun sosialisasi kita berikan secara bergiliran”, kata Drs. Syamsir, M.Si.
Dewasa ini, lanjut dia, UMKM di Inhil khususnya di Unisi dapat berkembang cukup pesat, sebagian besar didominasi usaha membantu kebutuhan para dosen dan civitas akademika.
“Pengalaman sudah membuktikan bahwa UMKM merupakan salah satu solusi menghadapi krisis ekonomi dan juga mampu menutupi kebutuhan civitas akademika di lingkungan Universitas”, tutupnya.(Rls/Rz)

sumber : weriau.com

Leave a Reply