Lpm Amulet Unisi – Setelah tiga bulan lamanya melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di SMP Negeri 1 Tembilahan Hulu, akhirnya tujuh mahasiswa dari Universitas Islam Indragiri (Unisi) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menggelar acara perpisahan.
Acara yang dihadiri Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tembilahan Hulu didampingi Wakil Kepala Sekolah, Guru Pamong, Dosen Pembimbing PPL, Dewan Guru, Staf Tata Usaha serta siswa-siswi tersebut dilaksanakan pada hari Kamis (20/12/18) bertempat di Lapangan sekolah.
Ketujuh mahasiswa PPL tersebut adalah M. Randy Putra Husada, Hermansyah, Yogi Saputra, M. Khairul dari Program Studi Penjaskesrek dengan guru pamong Denny Delma, S. Pd., M. Pd dan Bella Azelina Pratiwi, Cessy Herandani, Sy. Khania Khulqi dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dengan guru pamong Rahmatunnisa S.Pd., M. Pd.
M. Randy Putra Husada selaku ketua kelompok dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMP Negeri 1 Tembilahan Hulu yang telah memberikan izin kepada dirinya dan rekan-rekannya melaksanakan kegiatan PPL di sekolah tersebut. Mahasiswa dari Prodi Penjaskesrek tersebut juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para guru pamong yang telah meluangkan waktunya memberikan bimbingan kepada para mahasiswa.
“Saya mewakili teman-teman mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada guru pamong serta guru-guru atas bimbingan nya selama tiga bulan terakhir ini, mohon maaf apabila selama mengabdi kami mendapat kesalahan dan hal tidak sengaja di katakan dan diperbuat. Semoga di kemudian hari ilmu yang diberikan dapat dipergunakan sebaik mungkin dan menjadi sukses”, ucapnya lirih.
Sementara itu Drs. Syafril, M. Pd selaku Wakil Kepala SMP Negeri 1 Tembilahan Hulu dalam sambutannya memberikan ucapan selamat kepada para mahasiswa yang sudah berhasil menyelesaikan program PPL tersebut.
“Saya ucapkan selamat kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan program PPL. Meskipun sampai detik ini saya belum tahu kalian dapat nilai apa namun tentunya saya berharap agar kalian mendapat nilai yang maksimal”, harapnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Waka Kurikulum tersebut menggaris bawahi bahwa apapun nilai yang mereka raih bukanlah yang utama. “Hal yang lebih penting dari sekedar nilai adalah proses bagaimana selama kurun waktu tiga bulan tersebut kalian belajar dengan maksimal, belajar menjadi seorang guru, yang tentunya bukan hanya belajar mengajar tetapi bersosialisask, mendidik kepada para guru dan siswa”, paparnya.
Senada halnya dengan Wakil Kepala SMP Negeri 1 Tembilahan Hulu, ia mengatakan bahwasanya PPL ini adalah satu proses mahasiswa mencari pengalaman menjadi guru sesungguhnya, yang di bebankan 4 sks. Itu berarti, PPL ini sangatlah berperan penting dalam tahap mahasiswa selanjutnya.
“Praktek pengalaman ini salah satu hal penting di FKIP, karna adanya keguruan dan pendidikan yang wajib di laksanakan mahasiswa untuk belajar mengajar, mendidik sebagai guru sesuai dengan Prodi masing-masing. Harap saya, semoga kedepannya mitra kerjasama antar Unisi dan SMP terus berlanjut”, ucapnya penuh jelas.
Setelah acara perpisahan dan penjemputan, dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata mahasiswa PPL terhadap sekolah, foto bersama dan ramah tamah mahasiswa dengan para majelis guru dan siswa-siswi.

Leave a Reply